<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
            xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
            xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
            xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
            xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
            xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"><channel>
                <title>Jateng Memanggil</title>
                <atom:link href="https://jateng.memanggil.co/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
                <link>https://jateng.memanggil.co/</link>
                <description>Lokal untuk Jawa Tengah</description>
                <lastBuildDate>Sun, 14 Dec 2025 23:30:00 +0700</lastBuildDate>
                <language>id-ID</language>
                <generator>https://jateng.memanggil.co/</generator>
                <image>
                    <url>https://jateng.memanggil.co/po-content/uploads/logo/logo.png</url>
                    <title>Jateng Memanggil</title>
                    <link>https://jateng.memanggil.co/</link>
                </image><item>
                    <title><![CDATA[Peringati Hari Ibu, Yayasan Asa Dasa Berkarya Ajak Warga Kendal Hidup Sehat dan Kreatif]]></title>
                    <link>https://jateng.memanggil.co/news-5798-peringati-hari-ibu-yayasan-asa-dasa-berkarya-ajak-warga-kendal-hidup-sehat-dan-kreatif</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://jateng.memanggil.co/news-5798-peringati-hari-ibu-yayasan-asa-dasa-berkarya-ajak-warga-kendal-hidup-sehat-dan-kreatif</guid>
                    <pubDate>Sun, 14 Dec 2025 23:30:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[JATENG MEMANGGIL- Peringatan Hari Ibu di Kendal tahun ini berlangsung berbeda dan penuh makna. Yayasan Asa Dasa Berkarya menghadirkan suasana hangat, meriah,]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 1.1rem;"><strong>JATENG MEMANGGIL- </strong>Peringatan Hari Ibu di Kendal tahun ini berlangsung berbeda dan penuh makna. Yayasan Asa Dasa Berkarya menghadirkan suasana hangat, meriah, sekaligus inspiratif melalui kegiatan senam sehat bersama dan lomba kreasi ayam bakar yang digelar di Tirto Arum Kendal, Minggu (14/12/2025).</span></p>
<p>Sejak pagi, ratusan warga dari berbagai usia tampak antusias memadati lokasi. Senam sehat menjadi pembuka kegiatan, menciptakan energi positif sekaligus mengajak masyarakat untuk memulai gaya hidup aktif dan bugar. Gelak tawa dan semangat kebersamaan mengalir seiring gerakan senam yang diikuti bersama-sama, didominasi para ibu yang menjadi pusat perayaan Hari Ibu.</p>
<p>Ketua panitia, Gusnan, menegaskan bahwa peringatan Hari Ibu sengaja dikemas sederhana namun sarat makna.&nbsp;</p>
<p>Menurutnya, senam sehat menjadi simbol pentingnya menjaga kesehatan keluarga, sementara lomba kreasi ayam bakar menjadi ruang ekspresi kreativitas sekaligus penguat tali silaturahmi antarwarga.</p>
<p>&ldquo;Kami ingin peringatan Hari Ibu tidak sekadar seremoni, tetapi benar-benar membumi, menyenangkan, dan melibatkan langsung masyarakat,&rdquo; ujar Gusnan.</p>
<p>Usai senam, lanjut Gusnun, perhatian warga tertuju pada lomba kreasi ayam bakar yang menjadi magnet utama acara. Beragam olahan ayam bakar dengan cita rasa khas dan tampilan unik dipamerkan para peserta.&nbsp;</p>
<p>"Penilaian dilakukan secara komprehensif, meliputi rasa, kreativitas, serta penyajian, yang mencerminkan kekayaan ide dan kearifan lokal masyarakat Kendal," tandasnya.</p>
<p>Lebih lanjut Gusnun menyampaikan, kegiatan ini semakin semarak dengan keikutsertaan perwakilan dari empat kecamatan, yakni Patebon, Kendal, Pegandon, dan Ngampel. Kehadiran lintas wilayah tersebut tidak hanya menambah semangat kompetisi, tetapi juga mempererat kebersamaan dan silaturahmi antarwarga.</p>
<p>"Kami dari Yayasan Asa Dasa Berkarya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada MIND ID selaku sponsor utama kegiatan," paparnya.</p>
<p>Gusnur menilai, dukungan tersebut sangat berperan dalam terselenggaranya acara senam sehat serta lomba memasak dan menghias ayam bakar secara tertib, lancar, dan penuh kegembiraan.</p>
<p>&ldquo;Berkat dukungan MIND ID, acara ini berjalan meriah dan memberikan manfaat nyata, khususnya bagi para ibu yang menjadi ruh peringatan Hari Ibu,&rdquo; ungkap perwakilan Yayasan Asa Dasa Berkarya.</p>
<p>Salah satu peserta lomba, Dalhar, mengaku senang dapat ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Ia menilai acara ini bukan sekadar ajang lomba, melainkan sarana mempererat kebersamaan keluarga dan warga.</p>
<p>"Kegiatannya seru dan positif. Selain bisa berkreasi, kami juga bisa berkumpul dan merayakan Hari Ibu dengan cara yang berbeda,&rdquo; tuturnya.</p>
<p>Dengan semangat kebersamaan yang tercipta, kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan kepedulian sosial sekaligus menguatkan peran ibu sebagai pilar utama keluarga dan masyarakat. Yayasan Asa Dasa Berkarya pun menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan kegiatan-kegiatan inspiratif yang memberi dampak nyata bagi warga Kendal ke depan</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://jateng.memanggil.co/po-content/uploads/202512/img-20251214-wa00672.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Para peserta lomba kreasi Ayam Bakar saat mengikuti lomba, di Tirto Arum Kendal, Minggu, 14/12/2025. (Jateng Memanggil).]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Zamroni]]></dc:creator><category><![CDATA[Berita]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Kolaborasi Orang Tua dan Guru, Bengkel Belajar yang Menghidupkan Sekolah]]></title>
                    <link>https://jateng.memanggil.co/news-5797-kolaborasi-orang-tua-dan-guru-bengkel-belajar-yang-menghidupkan-sekolah</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://jateng.memanggil.co/news-5797-kolaborasi-orang-tua-dan-guru-bengkel-belajar-yang-menghidupkan-sekolah</guid>
                    <pubDate>Tue, 25 Nov 2025 17:40:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[JATENG MEMANGGIL- Peringatan HUT PGRI ke-80 dan Hari Guru Nasional di SMP Muhammadiyah 4 Sukorejo tahun ini tampil berbeda dan lebih hidup.
Bukan sekadar]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><strong>JATENG MEMANGGIL-</strong> Peringatan HUT PGRI ke-80 dan Hari Guru Nasional di SMP Muhammadiyah 4 Sukorejo tahun ini tampil berbeda dan lebih hidup.</p>
<p>Bukan sekadar seremoni, sekolah menghadirkan ruang belajar baru yang menghadirkan nuansa kehangatan dan kolaborasi lintas generasi melalui program &ldquo;Orang Tua Mengajar&rdquo;, sebuah kegiatan yang seolah mengubah sekolah menjadi bengkel ilmu dari berbagai profesi.</p>
<p>Kepala SMP Muhammadiyah 4 Sukorejo, Dyah Rohmiatun menyebut kegiatan ini sebagai momentum penting untuk merekatkan peran tiga pilar pendidikan: guru, siswa, dan orang tua.</p>
<p><br />&ldquo;Pendidikan tidak bisa berdiri sendiri. Di momen bersejarah ini, kami ingin menunjukkan bahwa orang tua adalah guru pertama dan utama. Program ini bukan sekadar mengisi jam pelajaran, tetapi upaya membangun ekosistem belajar yang lebih humanis, hangat, dan bermakna,&rdquo; katanya.</p>
<p>Dyah menambahkan bahwa tema HUT PGRI ke-80, &ldquo;Mewujudkan Profil Pelajar Pancasila melalui Keterlibatan Komunitas,&rdquo; sangat relevan dengan langkah sekolah menggandeng orang tua. Pengalaman dan profesi para wali murid dinilai sebagai &ldquo;buku hidup&rdquo; yang bisa memperkaya wawasan siswa.</p>
<p>11 Orang Tua Hadir sebagai &ldquo;Guru Sehari&rdquo;</p>
<p>Yang membuat suasana sekolah berbeda adalah kehadiran 11 wali murid yang datang bukan sebagai tamu, tetapi sebagai pengajar tamu dari beragam profesi, mulai dari tenaga kesehatan, petani, teknisi mesin, teknisi elektronika, pedagang, hingga perangkat desa. Mereka membawa ilmu praktis dan cerita pengalaman kerja yang sehari-hari jarang ditemui di ruang kelas.</p>
<p>Salah satu yang mencuri perhatian adalah Bapak Nasir, wali murid kelas VIII A, yang mengajar materi kelistrikan dasar. Ia membahas komponen listrik, fungsi alat, hingga prinsip kerja rangkaian sederhana.</p>
<p>&ldquo;Banyak kecelakaan terjadi karena kita tidak memahami hal-hal dasar listrik. Hari ini saya ingin anak-anak tahu cara aman menggunakan alat listrik,&rdquo; ungkapnya sambil memperagakan cara menggunakan multimeter," paparnya.</p>
<p>Antusiasme siswa terlihat saat mereka berebut mencoba alat ukur tersebut dan bertanya tentang prospek karier bidang teknik.</p>
<p>Di kelas lain, Bapak Sudiono, perangkat desa yang aktif mengelola lingkungan, mengajak siswa merenungkan dampak sampah terhadap ekosistem. Ia membahas pola pengelolaan yang dapat dimulai sejak di sekolah. Cara penyampaiannya yang komunikatif membuat siswa semakin semangat mengikuti materi.</p>
<p>Siswa Mendapat &ldquo;Jendela Baru&rdquo; ke Dunia Nyata</p>
<p>Pengalaman belajar dari praktisi ini memberikan warna baru bagi siswa. A. Muhammad Kaukaba, siswa kelas VIII A, menyebut kegiatan ini benar-benar membuka perspektif baru.</p>
<p>&ldquo;Biasanya belajar dari buku, tapi hari ini kami belajar dari orang yang benar-benar bekerja di bidangnya. Rasanya lebih nyata dan menginspirasi,&rdquo; ujarnya dengan mata berbinar.</p>
<p>Guru Terbantu Menghadirkan Pembelajaran Kontekstual</p>
<p>Para guru pun merasakan efek positif kegiatan tersebut. Akbar Ginajar, guru Pendidikan Agama Islam, mengatakan bahwa kehadiran orang tua membantu menjembatani materi sekolah dengan kenyataan di lapangan.</p>
<p>&ldquo;Guru mengajarkan konsep dasar, tetapi para orang tua menghadirkan pengalaman nyata. Ini pembelajaran kontekstual yang membuat pelajaran lebih hidup,&rdquo; terangnya.</p>
<p>Bukan Hanya Peringatan, Tapi Gerakan Kolaborasi</p>
<p>Melalui kegiatan ini, SMP Muhammadiyah 4 Sukorejo menegaskan bahwa Hari Guru Nasional bukan hanya perayaan simbolis, tetapi momentum memperkuat kemitraan sekolah dan keluarga. Orang tua sebagai pendidik utama di rumah dipandang memiliki peran penting dalam membentuk karakter siswa.</p>
<p>Program &ldquo;Orang Tua Mengajar&rdquo; pun diharapkan menjadi tradisi baru: sebuah perayaan ilmu yang dibangun dari kebersamaan dan kepedulian. Di tengah transformasi pendidikan, sekolah ini menunjukkan bahwa kolaborasi komunitas dapat menjadi energi besar dalam mencetak generasi unggul.</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://jateng.memanggil.co/po-content/uploads/202511/img-20251125-wa0012.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Keterangan: Kepala SMP Muhammadiyah 4 Sukorejo, Dyah Rohmiatun (tengah) bersama siswanya usai melaksanakan kegiatan ajar mengajar, di SMP Muhammadiyah 04, Sukorejo, Selasa 25/11/2025. (Ist/Jateng Memanggil)]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Zamroni]]></dc:creator><category><![CDATA[Pendidikan]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Senam Bersama Dinarpus Kendal Jadi Ruang Sehat dan Guyub Pegiat Literasi]]></title>
                    <link>https://jateng.memanggil.co/news-5796-senam-bersama-dinarpus-kendal-jadi-ruang-sehat-dan-guyub-pegiat-literasi</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://jateng.memanggil.co/news-5796-senam-bersama-dinarpus-kendal-jadi-ruang-sehat-dan-guyub-pegiat-literasi</guid>
                    <pubDate>Fri, 21 Nov 2025 23:21:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[JATENG MEMANGGIL- Upaya menjaga kesehatan sekaligus mempererat kebersamaan di lingkungan kerja terus dilakukan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Dinarpus)]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><strong>JATENG MEMANGGIL-</strong> Upaya menjaga kesehatan sekaligus mempererat kebersamaan di lingkungan kerja terus dilakukan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Dinarpus) Kabupaten Kendal.</p>
<p>Setiap hari Jumat, Bidang Perpustakaan rutin menggelar senam bersama sebagai agenda mingguan yang kini telah berjalan konsisten sepanjang tahun 2025.</p>
<p>"Gerakannya sederhana, tapi manfaatnya luar biasa. Kami ingin suasana kerja tetap sehat, bugar, dan kompak,&rdquo; ujar Kinan, salah seorang pegawai Dinarpus Bidang Perpustakaan, saat mengikuti senam bersama Disnapur Kendal, dihalaman Perpus Kendal, Jumat (21/11/2025).</p>
<p>Kinan menyampaikan,, tradisi senam bersama ini bukan hal baru di Dinarpus. Pada tahun 2023 dan 2024 kegiatan serupa juga pernah digelar secara kolaboratif bersama Komunitas Jantung Sehat, sejumlah OPD, hingga pelaku usaha seperti bank dan beauty center.</p>
<p>Selain meramaikan kegiatan, para mitra biasanya membagikan souvenir atau voucher sebagai bentuk apresiasi dan daya tarik bagi peserta.</p>
<p>"Lebih dari sekadar olahraga, agenda ini menjadi simbol bahwa pelestarian literasi harus berjalan seiring dengan semangat menjaga kesehatan. Pegawai yang sehat dan bahagia diyakini dapat memberikan pelayanan literasi yang lebih baik untuk masyarakat Kendal," paparnya.</p>
<p>Dikatakan, dengan semangat &ldquo;Melestarikan Literasi, Membangkitkan Semangat Berolahraga&rdquo;, Dinarpus Kendal berharap rutinitas ini terus menjadi ruang positif untuk memperkuat solidaritas, meningkatkan produktivitas, dan menebarkan energi baik di lingkungan kerja.</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://jateng.memanggil.co/po-content/uploads/202511/img-20251121-wa0037.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Keterangan: Para pegawai Disnapur Kendal usai melaksanakan kegiatan senam bersama, di Perpus Kendal, Jumat 21/11/2025. (Ist/Jateng Memanggil)]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Zamroni]]></dc:creator><category><![CDATA[Olahraga]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Respon Cepat, Dua Korban Ditemukan Meninggal Setelah Terseret Arus Pantai Kemangi]]></title>
                    <link>https://jateng.memanggil.co/news-5794-respon-cepat-dua-korban-ditemukan-meninggal-setelah-terseret-arus-pantai-kemangi</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://jateng.memanggil.co/news-5794-respon-cepat-dua-korban-ditemukan-meninggal-setelah-terseret-arus-pantai-kemangi</guid>
                    <pubDate>Sun, 16 Nov 2025 17:24:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[JATENG MEMANGGIL- Suasana ceria akhir pekan di kawasan Pantai Indah Kemangi berubah menjadi kepanikan setelah tujuh siswa SD terseret arus sungai yang bermuara]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><strong>JATENG MEMANGGIL-</strong> Suasana ceria akhir pekan di kawasan Pantai Indah Kemangi berubah menjadi kepanikan setelah tujuh siswa SD terseret arus sungai yang bermuara ke pantai, Minggu (16/11/2025) pagi.</p>
<p>Dalam hitungan menit, operasi penyelamatan besar-besaran digelar. Namun, dua nyawa tak lagi tertolong.</p>
<p>Kapolres Kendal AKBP Hendry Susanto Sianipar mengatakan mengatakan, seluruh unsur bergerak serempak sejak menit pertama laporan diterima.</p>
<p>"Begitu informasi kami terima, kami langsung menerjunkan personel untuk memastikan pencarian dapat dilakukan secepat mungkin. Koordinasi antara Polres, TNI, BPBD, dan relawan berjalan sangat baik,&rdquo; ungkapnya.</p>
<p>AKBP Hendry menjelaskan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 08.30 WIB, ketika tujuh siswa SDN Rejosari Kangkung bermain di tepian sungai lak Pantai Kemangi.</p>
<p>Tiga di antaranya yaitu, Akbar Dava Pratama (11), Farziansyah Fadil Ramadhani (11) dan Yuda Candra Nata (11), tiba-tiba terseret derasnya arus. Melihat itu, seorang warga, Mastur (34), spontan terjun mencoba menolong, namun justru ikut terseret ombak kencang.</p>
<p>"Laporan pertama masuk ke Polsek Kangkung pada pukul 08.54 WIB, memicu respons cepat lintas instansi. Polres Kendal langsung mengerahkan personel Pamapta dan berkoordinasi dengan Kodim 0715, TNI AL, Polairud, BPBD Kendal, Damkar, PSC Dinkes, hingga relawan FRPB. Dalam waktu singkat, kawasan sungai dan pantai berubah menjadi pusat operasi SAR gabungan," ujarnya.</p>
<p>Ia menambahkan, musibah tersebut menjadi pengingat bahwa keselamatan di kawasan wisata harus menjadi prioritas.</p>
<p>"Kami terus mengimbau masyarakat agar lebih waspada, terutama di area pantai yang memiliki arus tidak stabil. Kesadaran bersama sangat penting agar kejadian serupa tidak terulang,&rdquo; tandasnya.</p>
<p>Dalam operasi pencarian, Fadil berhasil dievakuasi hidup-hidup dan kini menjalani perawatan di RS PKU Aisyiyah Truko.</p>
<p>Sementara, lanjut AKBP Hendry, Yuda ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri. Meski sempat diberikan RJP oleh petugas, nyawanya tidak tertolong.</p>
<p>"Korban penolong yakni, Mastur ditemukan sekitar 10 meter dari titik awal kejadian dalam keadaan meninggal," katanya.</p>
<p>Dikatakan, kedua korban yang meninggal telah diserahkan kepada keluarga. Petugas menegaskan tidak ada kendala besar dalam pencarian berkat solidnya koordinasi semua pihak di lapangan.</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://jateng.memanggil.co/po-content/uploads/202511/img-20251116-wa0016.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Keterangan: Saat Tim Ganungan TNI- Polri dan relawan berhasil menemukan salah satu korban MD, di PIK, Minggu 16/11/2025. (Hms/Jateng Memanggil)]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Zamroni]]></dc:creator><category><![CDATA[Peristiwa]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Budaya Baca Warga Kendal Makin Menguat, Perpustakaan Keliling Dinarpus Selalu Diburu Pengunjung]]></title>
                    <link>https://jateng.memanggil.co/news-5795-budaya-baca-warga-kendal-makin-menguat-perpustakaan-keliling-dinarpus-selalu-diburu-pengunjung</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://jateng.memanggil.co/news-5795-budaya-baca-warga-kendal-makin-menguat-perpustakaan-keliling-dinarpus-selalu-diburu-pengunjung</guid>
                    <pubDate>Sun, 16 Nov 2025 14:05:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[JATENG MEMANGGIL- Minat baca masyarakat Kendal kembali menunjukkan tren positif. Hal itu tampak dari ramainya warga yang memanfaatkan layanan perpustakaan]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><strong>JATENG MEMANGGIL-</strong> Minat baca masyarakat Kendal kembali menunjukkan tren positif. Hal itu tampak dari ramainya warga yang memanfaatkan layanan perpustakaan keliling (perpusling) dari Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Dinarpus Kendal) pada Minggu (16/11/2025).</p>
<p>Di tiga titik keramaian, Stadion Kebondalem, Hutan Klorofil, dan Taman Garuda, mobil perpusling diserbu pengunjung dari berbagai usia.</p>
<p>Program rutin yang telah berjalan selama beberapa bulan di tahun 2025 ini terus mendapat sambutan hangat. Bahkan di Stadion Kebondalem, buku-buku anak menjadi yang paling banyak dipinjam dan dibaca langsung di lokasi.</p>
<p>&ldquo;Setiap minggu rame terus. Anak-anak senang, kami orang tua juga jadi ikut baca,&rdquo; ujar KN (inisial) salah satu pengunjung yang datang bersama keluarganya saat menikmati akhir pekan.</p>
<p>Suasana pagi di stadion semakin hidup ketika para pengunjung yang selesai jogging dan jalan santai langsung mengarahkan anak-anak mereka menuju mobil perpusling. Tak sedikit pula orang tua yang memanfaatkan momen ini untuk mengenalkan kebiasaan membaca sejak dini.</p>
<p>Animo masyarakat yang tak pernah surut menunjukkan bahwa perpustakaan keliling bukan hanya ruang edukasi bergerak, tetapi juga menjadi bagian dari rekreasi keluarga di akhir pekan. Dinarpus Kendal menyatakan akan terus memperluas jangkauan layanan agar semakin banyak warga yang mendapatkan akses membaca yang mudah dan menyenangkan.</p>
<p>Dengan tingginya antusiasme ini, program perpusling dinilai efektif sebagai sarana membangkitkan budaya literasi di tengah masyarakat Kendal.</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://jateng.memanggil.co/po-content/uploads/202511/img-20251117-wa0013.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Keterangan: Sejumlah pengunjung saat berkunjung di perpustakaan keliling milik Dinaspur Kendal, di Hutan Krolofil Kendal, Minggu 16/11/2025. (Ist/Jateng Memanggil)]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Zamroni]]></dc:creator><category><![CDATA[Berita]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Polres Kendal Kejar Pelaku Penganiayaan di Pasar Ayam Weleri, Korban Alami Luka di Kepala]]></title>
                    <link>https://jateng.memanggil.co/news-5793-polres-kendal-kejar-pelaku-penganiayaan-di-pasar-ayam-weleri-korban-alami-luka-di-kepala</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://jateng.memanggil.co/news-5793-polres-kendal-kejar-pelaku-penganiayaan-di-pasar-ayam-weleri-korban-alami-luka-di-kepala</guid>
                    <pubDate>Fri, 14 Nov 2025 19:38:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[JATENG MEMANGGIL- Kasus dugaan penganiayaan di Pasar Weleri II atau Pasar Ayam, Desa Penyangkringan, Kecamatan Weleri, pada Selasa (11/11/2025) sore, kini]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><strong>JATENG MEMANGGIL-</strong> Kasus dugaan penganiayaan di Pasar Weleri II atau Pasar Ayam, Desa Penyangkringan, Kecamatan Weleri, pada Selasa (11/11/2025) sore, kini memasuki tahap penyelidikan mendalam.</p>
<p>Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim Polres Kendal) bergerak cepat memburu pelaku yang diduga menyerang seorang pedagang.</p>
<p>Korban diketahui bernama Santoso (52), warga Desa Kutosari, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang. Ia mengalami luka di bagian kepala setelah diduga diserang oleh Agus (35), warga Desa Krengseng, Kecamatan Gringsing.</p>
<p><strong>Respons Cepat Polisi di Lokasi dan Rumah Sakit</strong></p>
<p>Kapolsek Weleri, AKP Yulianto mengungkapkan bahwa, sesaat setelah menerima laporan, pihaknya langsung menuju Rumah Sakit Islam (RSI Kendal) untuk memastikan kondisi korban.</p>
<p>&ldquo;Ketika kami tiba, korban masih dalam perawatan medis. Di hari berikutnya, anggota kembali mengecek korban dan ternyata sudah pulang. Kami kemudian mendatangi rumahnya (red-korban).Ssaat itu korban sudah bisa diajak komunikasi dan menjelaskan kronologi yang menimpanya,&rdquo; kata AKP Yulianto saat berkinjung di kediaman korban, Jumat (14/11/2025).</p>
<p>Kasus tersebut selanjutnya dilimpahkan ke Satreskrim Polres Kendal untuk pemeriksaan lanjutan.</p>
<p><strong>Berawal dari Upaya Melarai, Berujung Penganiayaan</strong></p>
<p>Kasat Reskrim Polres Kendal, AKP Bondan Wicaksono membenarkan adanya laporan resmi masuk ke Satreskrim pada pukul 20.00 WIB, beberapa jam setelah kejadian.</p>
<p>Menurut Bondan, peristiwa itu dipicu ketika korban berusaha melerai terduga pelaku yang sedang terlibat cekcok dengan seseorang di area pasar.</p>
<p>&ldquo;Tak lama setelah itu, terduga pelaku mendatangi korban yang sedang duduk di warung kopi dan langsung melakukan penganiayaan. Kami sudah mendatangi TKP, meminta keterangan pelapor, memeriksa kondisi korban, dan mengumpulkan barang bukti,&rdquo; ujarnya.</p>
<p><strong>Tim Opsnal Bergerak Memburu Pelaku</strong></p>
<p>Usai menerima laporan, tim opsnal langsung diterjunkan untuk melacak keberadaan terduga pelaku. Hingga kini, proses pengejaran masih berlangsung.</p>
<p>&ldquo;Kami mohon doa dan dukungan masyarakat agar terduga pelaku segera tertangkap. Polres Kendal menangani kasus ini secara profesional, dan setiap perkembangan akan kami sampaikan kepada pelapor,&rdquo; tegas AKP Bondan.</p>
<p>Kasus ini menjadi perhatian warga Weleri karena terjadi di area pasar yang cukup ramai. Polisi memastikan proses hukum akan berjalan sesuai prosedur untuk menjamin rasa aman masyarakat.</p>
<p>&nbsp;</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://jateng.memanggil.co/po-content/uploads/202511/img-20251113-wa0020.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Keterangan: Kapolsek Weleri, AKP Yulianto, saat berkunjung kerumah korban penganiayaan, Jumat 14/11/2025. (Hms/Jateng Memanggil)]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Zamroni]]></dc:creator><category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Becak Listrik untuk Rakyat Kecil, Wujud Nyata Kepedulian Presiden Prabowo]]></title>
                    <link>https://jateng.memanggil.co/news-5792-becak-listrik-untuk-rakyat-kecil-wujud-nyata-kepedulian-presiden-prabowo</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://jateng.memanggil.co/news-5792-becak-listrik-untuk-rakyat-kecil-wujud-nyata-kepedulian-presiden-prabowo</guid>
                    <pubDate>Tue, 11 Nov 2025 09:11:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[JATENG MEMANGGIL- Pemerintah terus menegaskan komitmennya dalam mempercepat pengentasan kemiskinan melalui program-program pemberdayaan yang terarah, terukur,]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><strong>JATENG MEMANGGIL-</strong> Pemerintah terus menegaskan komitmennya dalam mempercepat pengentasan kemiskinan melalui program-program pemberdayaan yang terarah, terukur, dan berkelanjutan.</p>
<p>Salah satu langkah konkret yang kini dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat kecil adalah penyaluran bantuan becak listrik bagi para pengayuh becak lanjut usia di berbagai daerah, termasuk di Kabupaten Kendal.</p>
<p>Becak listrik bukan sekadar bantuan alat, tapi simbol perubahan sosial dan bukti nyata kehadiran negara dalam memberdayakan masyarakat kecil di era modern.</p>
<p>Program ini merupakan inisiatif Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, sebagai bentuk perhatian terhadap kelompok masyarakat berpenghasilan rendah yang masih menggantungkan hidup pada sektor informal. Bantuan becak listrik diharapkan menjadi sarana kerja yang lebih efisien, manusiawi, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.</p>
<p>Hingga tahun 2025, pemerintah menargetkan penyaluran 10.000 unit becak listrik, dengan rencana berlanjut hingga 2026 sebanyak 20.000 unit. Langkah ini tidak hanya menyediakan alat kerja, tetapi juga membuka ruang bagi transformasi sosial ekonomi di kalangan pelaku transportasi tradisional agar tetap produktif dan berdaya di tengah perubahan pola mobilitas masyarakat.</p>
<p>Sedangkan di Daerah Kabupaten Kendal ada 140 pengayuh becak lansia menerima unit becak listrik setelah melalui proses pendataan dan verifikasi berlapis untuk memastikan bantuan tepat sasaran.</p>
<p>Penyaluran ini melibatkan kolaborasi lintas lembaga, yakni Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) sebagai fasilitator koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah, serta Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (YGSN) yang bertanggung jawab atas pendataan, pelatihan teknis, hingga penyerahan unit.</p>
<p>Hal itu disampaikan Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, saat penyerahan bantuan becak listrik secar simbolis kepada 140 pengayuh becak lansia yang ada di Kendal, di Pendopo Kendal, Selasa (11/11/2025).</p>
<p>Bupati Tika menyampaikan apresiasi atas perhatian Presiden terhadap pelaku transportasi tradisional di wilayahnya. Ia berharap bantuan tersebut dapat menjaga keberlanjutan pendapatan para pengayuh becak.</p>
<p>&ldquo;Rawatlah becak listrik ini dengan baik, karena ini amanah dari Presiden. Saya juga mengajak seluruh OPD dan masyarakat untuk ikut mengawasi agar pemanfaatannya sesuai tujuan,&rdquo; pesannya.</p>
<p>Sementara, Direktur Perencanaan dan Pengembangan Usaha YGSN, Firman Dahlan menegaskan bahwa program ini bukan sekadar penyaluran bantuan, tetapi bukti nyata kehadiran negara di sisi rakyat kecil.</p>
<p>"Target bantuan ini bukan sekadar angka, tetapi bentuk tanggung jawab sosial yang selalu ditekankan Bapak Presiden Prabowo agar rakyat kecil tetap merasakan kehadiran negara,&rdquo; ujarnya.</p>
<p>Sementara itu, Deputi BP Taskin, Novrizal Tahar mengatakan bahwa program becak listrik bukan hanya memberikan alat kerja, tetapi juga membangun kapasitas penerima manfaat.</p>
<p>&ldquo;Kami memastikan setiap penerima mendapat pelatihan dan pendampingan, agar becak listrik ini benar-benar meningkatkan produktivitas mereka,&rdquo; tandasnya.</p>
<p>Melalui inisiatif ini, lanjut Taskin, pemerintah berharap para pengayuh becak lanjut usia dapat terus bekerja dengan lebih ringan dan efisien tanpa kehilangan jati diri profesinya.</p>
<p>"Program ini menjadi simbol nyata pemberdayaan sosial yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat lokal, sekaligus memperkuat langkah percepatan pengentasan kemiskinan nasional secara berkelanjutan," pungkasnya.</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://jateng.memanggil.co/po-content/uploads/202511/img-20251111-wa0011.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Keterangan: Pengayuh becak lansia di Kendal saat mengikuti kegiatan penyaluran bantuan becak listrik, di Pendopo Kendal, Selasa 11/11/2025. (Ist/dok)]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Zamroni]]></dc:creator><category><![CDATA[Pemerintahan]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[BNNK Kendal Gelar Operasi Terpadu P4GN, Libatkan Semua Elemen Warga]]></title>
                    <link>https://jateng.memanggil.co/news-5791-bnnk-kendal-gelar-operasi-terpadu-p4gn-libatkan-semua-elemen-warga</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://jateng.memanggil.co/news-5791-bnnk-kendal-gelar-operasi-terpadu-p4gn-libatkan-semua-elemen-warga</guid>
                    <pubDate>Fri, 07 Nov 2025 19:51:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[JATENG MEMANGGIL- Badan Narkotika Nasional (BNN Kabupaten Kendal) bersama Polres Kendal, Pemerintah Desa, hingga ibu-ibu PKK bergerak bersama menyisir sejumlah]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><strong>JATENG MEMANGGIL-</strong> Badan Narkotika Nasional (BNN Kabupaten Kendal) bersama Polres Kendal, Pemerintah Desa, hingga ibu-ibu PKK bergerak bersama menyisir sejumlah titik rawan yang diduga menjadi tempat peredaran narkoba, di Desa Kutoharjo, Kecamatan Kaliwungu, Kendal, Jumat (07/11/2025).</p>
<p>Kepala BNNK Kendal, Anna Setiyawati mengatakan bahwa, kegiatan tersebut merupakan Operasi Terpadu Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di wilayah Kendal.</p>
<p>Anna menyampaikan, dalam kegiatan itu pihaknya bersama pihak terkait bergerak bersama menyisir sejumlah titik rawan dalam Operasi Terpadu P4GN di Desa Kutoharjo, Kaliwungu sejak pagi hari.</p>
<p>*Operasi yang berlangsung serentak ini tidak hanya menyasar penginapan dan kos-kosan yang diduga menjadi tempat peredaran narkoba, tetapi juga menggugah kesadaran masyarakat lewat pendekatan edukatif dan persuasif," katanya.</p>
<p>Anna menjelaskan, Kutoharjo menjadi salah satu wilayah prioritas karena masuk kategori rawan penyalahgunaan narkotika.</p>
<p>"Operasi ini adalah bagian dari komitmen kami dalam mewujudkan Desa Bersinar, desa bersih narkoba. Kutoharjo kami jadikan model sinergi antara aparat, pemerintah desa, dan masyarakat. Harapannya, desa ini bisa menjadi contoh bagi wilayah lain di Kendal,&rdquo; ujarnya.</p>
<p>Selain itu, lanjut Anna, pihaknya juga melaksanakan program sosialisasi bahaya narkoba di sekolah-sekolah, mulai dari PAUD hingga SMP. Dalam kegiatan ini Tim BNNK Kendal menanamkan nilai &ldquo;anti-narkoba&rdquo; sejak dini.</p>
<p>"Di sisi lain, program Pojok Konseling Rehabilitasi juga dibuka bagi masyarakat yang ingin mencari informasi atau bantuan terkait pemulihan dari ketergantungan narkoba," tandasnya.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Desa Kutoharjo, Ivan Setiyawan menyampaikan bahwa pihaknya sangat dukungan penuh terhadap upaya BNNK Kendal.</p>
<p>"Kami tidak ingin generasi muda kami hancur karena narkoba. Karena itu, Kutoharjo siap menjadi desa yang bersih dan tangguh dalam melawan penyalahgunaan narkotika,&rdquo; tegasnya.</p>
<p>Dikatakan, operasi terpadu P4GN ini menjadi langkah nyata bahwa perang terhadap narkoba tidak hanya tugas aparat penegak hukum, melainkan juga tanggung jawab bersama seluruh lapisan masyarakat.</p>
<p>"Dengan kolaborasi lintas sektor ini, Desa Kutoharjo kini meneguhkan langkahnya menuju predikat &ldquo;Desa Bersinar&rdquo; (Bersih Narkoba), simbol perlawanan masyarakat desa terhadap ancaman narkoba yang merusak generasi bangsa," pungkasnya.</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://jateng.memanggil.co/po-content/uploads/202511/img-20251107-wa0079.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Keterangan: Kepala BNNK Kendal, Anna Setiyawati (kaos putih) saat melaksanakan kegiatan  Operasi Terpadu P4GN, di Desa Kutoharjo, Kaliwungu, Kendal, Jumat 07/11/2025. (Ist/Jateng Memanggil)]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Zamroni]]></dc:creator><category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Tertahan Trucuk Bambu, Tanggul Kali Bodri Tak Jebol!, Warga Kini Bersiap Hadapi Musim Hujan]]></title>
                    <link>https://jateng.memanggil.co/news-5790-tertahan-trucuk-bambu-tanggul-kali-bodri-tak-jebol-warga-kini-bersiap-hadapi-musim-hujan</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://jateng.memanggil.co/news-5790-tertahan-trucuk-bambu-tanggul-kali-bodri-tak-jebol-warga-kini-bersiap-hadapi-musim-hujan</guid>
                    <pubDate>Fri, 07 Nov 2025 09:18:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[JATENG MEMANGGIL- Upaya darurat yang dilakukan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Kendal bersama warga akhirnya membuahkan hasil. Tanggul Kali Bodri di]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><strong>JATENG MEMANGGIL-</strong> Upaya darurat yang dilakukan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Kendal bersama warga akhirnya membuahkan hasil. Tanggul Kali Bodri di sebelah utara Masjid Manarul Husna, Desa Kebonharjo, Kecamatan Patebon, yang sempat dilaporkan kritis, kini berhasil bertahan meski sempat diterjang limpasan air dengan debit tinggi.</p>
<p>Selama sepekan terakhir, petugas dan warga berjibaku memasang trucuk bambu sepanjang 50 meter untuk memperkuat tanggul.</p>
<p>"Meskipun sudah terpasang trucuk sebagai penangangan darurat, warga berharap tetap dibangun tanggul permanen. Kami coba akan terus meminta provinsi Jawa tengah agar tanggul permanen di tahun anggaran 2026 bisa terealisasi," kata Arif Fajar Hidayat, Koordinator Petak Bodri sekaligus perwakilan warga setempat, saat ditemui di kediamannya, Jumat (07/11/2025).</p>
<p>Arif menjelaskan, kurang lebih sepekan ini Tanggul Kali Bodri di sebelah utara Masjid Manarul Husna, Desa Kebonharjo, Patebon yang sempat jebol karna diterjang derasnya air sungai Bodri sudah dipasang trucuk bambu.</p>
<p>"Nantinya akan diperpanjang lagi pamasangan trucuknya," ungkap Arif.</p>
<p>Menurut Arif, pekerjaan tersebut sempat menghadapi kendala di lapangan. Beberapa batu besar dari sender lama menghambat pemasangan trucuk, membuat proses harus dilakukan lebih hati-hati. &ldquo;Kadang di bawah kepentok batu-batu, jadi tidak bisa dipasang maksimal,&rdquo; terangnya.</p>
<p>Meski demikian, lanjut Arif, hasil kerja keras itu langsung diuji alam. Pada Kamis (06/11) sore. Ketika itu, kata Arif, debit air di titik Juwero mencapai ketinggian 150 cm, membuat warga sempat cemas. Namun hasil pemantauan pada Jumat pagi menunjukkan, trucuk bambu yang baru terpasang tetap kokoh berdiri.</p>
<p>&ldquo;Alhamdulillah trucuknya masih kuat. Malah debit air kemarin jadi semacam &lsquo;test drive&rsquo; kekuatan trucuknya. Meskipun ada beberapa bagian yang perlu diperbaiki, kondisi tanggul kini jauh lebih aman," tandasnya.</p>
<p>Dari Tanggap Darurat ke Siaga Bencana</p>
<p>Belajar dari pengalaman itu, warga Desa Kebonharjo kini berinisiatif membentuk gerakan &ldquo;Kebonharjo Siaga&rdquo;, sebuah program pelatihan dan kesiapsiagaan bencana.</p>
<p>Menurut Arif, langkah ini penting untuk membangun kesiapan mental dan keterampilan teknis warga menghadapi potensi banjir di masa depan.</p>
<p>&ldquo;Hari-hari ini warga masih trauma, jadi kami ingin ada pelatihan tanggap bencana. Bukan hanya untuk evakuasi, tapi juga penguatan kesiapsiagaan masyarakat,&rdquo; jelasnya.</p>
<p>BPBD Kendal, kata Arif, disebut siap mendukung kegiatan tersebut, terutama dalam penyediaan konsumsi dan fasilitator pelatihan selama dua hari. Namun, persoalan anggaran tambahan masih menjadi tantangan yang perlu diselesaikan bersama.</p>
<p>"Dengan semangat gotong royong antara warga, pemerintah daerah dan BPBD, harapan besar kami warga Kebonharjo benar-benar siap menghadapi musim penghujan tahun ini tanpa rasa cemas," pungkasnya.</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://jateng.memanggil.co/po-content/uploads/202511/img-20251107-wa0016.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Keterangan: Salah seorang warga, saat mengecek tanggul kali Bodri di Desa Kebonharjo Patebon, Jumat 07/11/2025. (Roni/Jateng Memanggil)]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Zamroni]]></dc:creator><category><![CDATA[Berita]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Tragedi Sungai Genting Jadi Cermin Solidaritas, Polres Kendal Apresiasi Sinergi Tim Gabungan]]></title>
                    <link>https://jateng.memanggil.co/news-5789-tragedi-sungai-genting-jadi-cermin-solidaritas-polres-kendal-apresiasi-sinergi-tim-gabungan</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://jateng.memanggil.co/news-5789-tragedi-sungai-genting-jadi-cermin-solidaritas-polres-kendal-apresiasi-sinergi-tim-gabungan</guid>
                    <pubDate>Thu, 06 Nov 2025 14:51:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[JATENG MEMANGGIL- Di balik duka mendalam atas gugurnya enam mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang, terselip kisah solidaritas dan kegigihan kemanusiaan.
Selama]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><strong>JATENG MEMANGGIL-</strong> Di balik duka mendalam atas gugurnya enam mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang, terselip kisah solidaritas dan kegigihan kemanusiaan.</p>
<p>Selama tiga hari penuh, ratusan personel dari berbagai instansi bahu membahu menaklukkan derasnya arus Sungai Genting di Kecamatan Singorojo, Kabupaten Kendal, demi satu tujuan yakni, menemukan para korban dan memulangkan mereka ke keluarga masing-masing.</p>
<p>Operasi besar ini akhirnya resmi ditutup pada Kamis (6/11/2025) melalui apel di halaman Kantor BPBD Kendal, yang dipimpin Kapolres Kendal AKBP Hendry Susanto Sianipar. Penutupan dilakukan setelah korban terakhir, Yulian Dessi, ditemukan pada Rabu malam (5/11) di sekitar jembatan Desa Banyuringin.</p>
<p>Kapolres Hendry menegaskan bahwa keberhasilan menemukan seluruh korban tidak lepas dari sinergi kuat antara Polres Kendal, BPBD, TNI, PMI, relawan, dan masyarakat setempat. Ia menyebut kerja sama lintas sektor ini menjadi bukti nyata bahwa semangat kemanusiaan masih hidup kuat di tengah masyarakat.</p>
<p>"Di medan seberat apapun, semua bekerja dengan hati. Tanpa pamrih, tanpa lelah. Ini adalah bentuk nyata gotong royong dan rasa kemanusiaan yang tinggi,&rdquo; ujar Hendry dengan nada haru.</p>
<p>Selain apresiasi, Hendry juga menekankan pentingnya evaluasi dan pembelajaran dari tragedi ini. Menurutnya, kejadian tersebut menjadi momentum bagi semua pihak untuk meningkatkan kewaspadaan dan sistem mitigasi bencana di wilayah pegunungan Kendal.</p>
<p>Senada, Kepala Seksi Pusdalops BPBD Kendal, Iwan Sulistyo, menyampaikan bahwa koordinasi antarlembaga selama operasi berlangsung berjalan efektif dan cepat. Meski kondisi medan sulit dan arus sungai deras, tim tetap konsisten menyisir lokasi hingga seluruh korban ditemukan.</p>
<p>&ldquo;Kami tidak hanya berjuang mencari korban, tapi juga belajar memperkuat koordinasi lapangan. Semoga tragedi ini menjadi pelajaran penting bagi kita semua,&rdquo; ujar Iwan.</p>
<p>Apel penutupan berjalan khidmat. Suasana haru menyelimuti halaman BPBD Kendal saat sirine penghormatan dibunyikan, menandai berakhirnya operasi SAR dan penghormatan bagi para korban.</p>
<p>Meski operasi telah selesai, pesan dari para petugas SAR tetap sama: kewaspadaan adalah kunci keselamatan. Pemerintah daerah bersama pihak kampus berkomitmen memperkuat edukasi tentang keselamatan di area berisiko tinggi, khususnya di wilayah sungai dan pegunungan.</p>
<p>Tragedi ini mungkin telah berakhir, tetapi semangat kemanusiaan dan solidaritas yang lahir darinya akan terus menjadi pengingat &mdash; bahwa setiap nyawa begitu berharga, dan setiap tangan yang menolong adalah wujud nyata kepedulian yang tak ternilai.</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://jateng.memanggil.co/po-content/uploads/202511/img-20251106-wa0028.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Ketetangan: Kapolres Kendal, AKBP Hendry Susanto Sianipar, saat memimpin upacara pembubaran tim gabungan, di halaman BPBD Kendal, Kamis 06/11/2025. (Hms/Jateng Memanggil)]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Zamroni]]></dc:creator><category><![CDATA[Berita]]></category></item></channel></rss>