PEM Akamigas Gelar Medical Check Up Untuk Terapkan Pola Hidup Sehat ke Mahasiswa

Advertisement

JATENG MEMANGGIL- PEM Akamigas, wajibkan mahasiswanya yang masih menginjak proses pembelajaran 4 tahun atau 8 semester, untuk tinggal di Asrama Vyatra dalam menyelesaikan proses pembelajarannya. Selain itu, PEM Akamigas juga menerapkan pola hidup sehat kepada para mahasiswanya.

Hal itu disampaikan oleh Direktur PEM Akamigas, Erdila Indriani, saat ditemui di kantornya, Selasa (28/11/2023).

Erdila mengatakan, PEM Akamigas, merupakan salah satu perguruan tinggi di Indonesia yang menerapkan pola asrama. PEM Akamigas, juga baru saja melaksanakan kegaitan Medical Check Up bagi mahasiswa PEM Akamigas tingkat 3 dan 4, yang berlangsung selama 2 hari, di Grha Oktana PEM Akamigas, sejak hari jumat- Sabtu 24-25 November 2023.

“Bukan hanya sisi akademik saja yang kita utamakan. Namun, kondisi kesehatanpun tak luput wajib menjadi perhatian PEM Akamigas. Penerapan pola hidup sehat atau kesehatan bagi mahasiswa itu sangat penting. Untuk itu kita melaksanakan medical check up bagi mahasiswa untuk meningkatkan kualitas dan pola hidup sehat mahasiswa,” katanya.

Lebih lanjut Erdila menyampaikan, saat ini pihaknya tengah melaksanakan medical check up bagi mahasisw tingakt 3 dan 4. Erdila menegaskan bahwa, yang dilakuakannya itu sebagai upaya membantu calon sarjana terapan untuk persiapan terjun menuju dunia industri.

“Menghadapi rangkaian rekrutmen perusahaan multinasional – perusahaan level dunia yang mewajibkan test fisik dan kesehatan yang ketat. Untuk itu mahasiswa di PEM Akamigas ini harus memiliki waktu yang cukup untuk mempersiapkan diri dalam memperbaiki, mengubah dan meningkatkan kualitas serta pola hidup sehat di asrama,” tandasnya.

Sementara, menurut Kasubag Rumah Tangga dan Pengadaan bahwa PEM Akamigas, Hangga Ramadhian, mengatakan bahwa, kegiatan medical check up bagi mahasisw tingakt 3 dan 4 ini dilaksanakan untuk memotret kondisi kesehatan mahasiswa, memindai kondisi klinis masing-masing mahasiswa sebagai self awareness. Memeriksa kemungkinan penyakit.

“Sehingga, dengan begitu bisa dilakukan perawatan lebih awal. Mengidentifikasi masalah kesehatan apapun yang mungkin menjadi masalah medis di masa depan. Melacak setiap perubahan dalam kesehatan fisik, dan menentukan apakah tes lebih lanjut dibutuhkan,” terang Hangga.

Bukan hanya mahasiswa, lanjutnya, tenaga penunjang outsourcingpun juga diwajibkan untuk mengikuti medical check up.

“Dalam hal ini kita Bekerja sama dengan Laboratorium Budi Sehat Diagnostic Center Surakarta, pelayanan medical check up ini meliputi tes darah, tes fisik dan tes kebugaran,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *