Satukan Perbedaan Menuju Pemilu Damai, Kopi Gama Kendal Gelar Lomba Burung Kicau

Advertisement

JATENG MEMANGGIL- Persatukan komunitas pecinta burung berkicau di Kendal, Komunitas Pecinta Ganjar- Mahfud (Kopi Gama) gelar lomba kicau burung Kopi Gama Cup, di Lapangan Voli Desa Sidorejo, Kecamatan Brangsong, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, Sabtu (13/01/2023).

Koordinator Komunitas Pecinta Ganjar Mahfud (Kopi Gama Kendal) Bima Bayu Aji mengatakan pergelaran Kopi Gama Cup bertujuan untuk mempersatuan para pecinta burung kicau dalam satu bingkai menuju pemilu damai.

“Menjelang Pilpres 2024, tentu kita sangat mengharapakan persatuan antar golongan, ras dan agama tetap terjaga meskipun beda- beda pilihan. Semoga masyarakat bisa menyambut baik pesta demokrasi ini dengan tatap menjaga persatuan dan kesatuan dan Pilpres 2024 bisa berjalan dengan baik, lancar, demokratis dan asik tentunya” katanya.

Bima menyampaikan, selain untuk meyatukan para pecinta burung ditengah perbedaan pilihan, kegiatan tersebut digelar juga untuk meramaikan kicau mania yang ada di Kabupaten Kendal.

Menurut Bima, dengan terlaksananya kegiatan tersebut, menunjukkan bahwa entitas pecinta Ganjar- Mahfud di Jateng solid.

“Selain itu semua, juga dimaksudkan untuk menjalin hubungan silaturahmi antar penggemar kicau mania di Jawa tengah agar semakin erat. Kegiatan ini merupakan sumbangsih Kopi Gama kepada pemerintah Kendal dalam mewujudkan destinasi wisata alam, agar Kendal menjadi salah satu tujuan wisata di Jateng,” tandasnya.

Sementara, ketua panitia Kopi Gama Cup, Tono, menyampaikan, ada sekitar 2000 orang pecinta burung kicau yang datang dari berbagai pelosok kota di Jawa tengah yang mengikuti lomba Kopi Gama Cup 2024.

“Ada 6 (enam) kategori dalam lomba Kopigama Cup yang nanti akan diperebutkan yakni, kelas murai batu, murai muda, Kacer, cucak ijo dan kenari serta ove bird,” paparnya.

Dalam lomba ini, kata Tono, ada 3 kreteria yang menjadi dasar panilaian juri, diantaranya ialah lantang suaranya burung, isi suara dan durasinya, volume, irama lagu dan kesehatan burung.

“Bagi pemenang nomer 1 sampai dengan 3, panitia akan memberikan piala dan uang pembinaan, sedangkan bagi pemenang 4 sampai 8 akan mendapatkan piagam dan uang pembinaan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *