Tingkatkan Literasi Masyarakat, Bupati Dico Resmikan Gedung Perpusda Kendal

Advertisement

JATENG MEMANGGIL- Bupati Kendal, Dico M Ganinduto, usai meresmikan gedung Perpustakaan Daerah (Perpusda) Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, Selasa (29/08/2023). Gedung Perpusda tersebut bisa digunakan dan memberikan ruang bagi pemuda dalam berkreasi dan meningkatkan kreativitas.

“Fasilitas- fasilitas yang disediakan Perpusda Kendal ini untuk mendorong peningkatan indeks literasi dan Sumber Daya Manusia (SDM) serta kesejahteraan bagi masyarakat,” kata Dico saat meresmikan gedung Perpusda Kendal.

Dico menyampaikan, jika pembangunan Perpusda Kendal dirancang dengan menarik dan memiliki banyak spot yang dapat digunakan sebagai ruang kreasi.

“Perpusda ini saya yakin yang terbaik di Jawa Tengah, tentu ini untuk meningkatkan minat baca generasi muda. Kita juga memberikan ruang kreasi yang dapat dimanfaatkan, jadi tidak hanya ruang baca yang nyaman saja, beberapa fasilitas disini lengkap dan harapan saya ini bisa menjadi icon baru di Kendal,” paparnya.

Dico menegaskan, dibangunnya gedung baru Perusda Kendal untuk meningkatkan minat baca masyarakat terutama bagi generasi muda.

“Banyak fasilitas- fasilitas yang disediakan di Perusda Kendal diantaranya adalah Working space, Podcast, Ruang meeting, Raung pertemuan dan Ruang audio visual,” terangnya.

Dico berharap, dengan adanya Perpusda yang telah diresmikan secara operasional tersebut, dapat menjadi ekosistem bagi anak muda atau Creative Hub.

“Jadi ini tidak hanya sekedar perpustakaan untuk membaca saja, namun ini bisa menjadi ekosistem bagi pemuda untuk belajar bersama, kerja bersama sehingga konsepnya ini seperti Creative Hub,” tandasnya.

Pembangunan Perpusda Kendal ini, kata Dico, menjadi standar pembangunan dengan kualitas tinggi dan Ikonik.

“Selain itu, Diresmikannya bangunan Perpusda Kendal, masuk dalam Rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai Gedung perpustakaan terluas dengan 4.060 Meter persegi,” ujarnya.

Salah seorang perwakilan dari rekor MURI, Sari Widayati menyampaikan, jika rekor MURI yang didapat tercatat rekor MURI nomor 11.185 sebagai perpustakaan terluas kategori perpustakaan tingkat daerah atau kabupaten/kota.

“Fasilitas Perusda ini tentunya akan bisa mendorong peningkatan indeks literasi masyarakat untuk kesejahteraan, dengan mengusung tema transformasi perpustakaan untuk mewujudkan ekosistem digital nasional. Gedung Perpustakaan baru ini saya yakin juga sudah sangat dibutuhkan oleh masyarakat dan generasi muda,” pungkasnya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *