Upaya PLN Rayon Blora Menjaga Keandalan Pasokan Listrik di Bulan Ramadan

Advertisement

JATENG MEMANGGIL – PT PLN (Persero) Rayon Blora, Jawa Tengah, saat ini konsen melakukan perawatan listrik pada bulan Ramadan. Hal ini penting dilakukan, agar masyarakat bisa lebih nyaman dalam ‎menjalankan ibadah Ramadan.

Manager PT PLN (Persero) Rayon Blora, Setiyo Karminto mengungkapkan, bahwa saat ini pihaknya tengah konsen melakukan perbaikan jaringan listrik di bulan Ramadan. Yaitu menjaga keandalan trafo agar tidak terjadi trobel.

“Ini saya baru konsen keandalan trafo yang mana di setiap Ramadan pada trip karena (listrik Masjid, Musala, full nyala,” ungkapnya kepada Media Memanggil Network, Kamis (30/03/2023).

Ia bersyukur dalam prosesnya sudah menyelesaikan beberapa trafo yang trobel bisa dinormalkan, salah satu langkahnya yaitu dengan menambah trafo.

“Semoga selama ramadan kelistrikan aman tidak ada trafo-trafo yang trip lagi seperti tahun-tahun sebelumnya,” ujar Setiyo Karminto.

Menurutnya penambahan trafo di beberapa tempat yang trafonya mendekati overload sudah dilakukan. Hal itu disebabkan trip saat beban puncak sekitar pukul 19.00 WIB sampai pukul 22.00 WIB.

Terkhusus saat pelaksanaan salat tarawih di bulan Ramadan, lanjutnya, Masjid maupun Musala, nyala semua lampu, kipas, AC dan lain sebagainya.

“Ada sebagian juga beban trafo yang mendekati overload kita alihkan ke trafo terdekat yang masih ada space daya banyak,” jelasnya.

Untuk mengantisipasi cuaca yang kadang masih mendung dan hujan, PLN (Persero) Rayon Blora memohon kerjasamanya supaya menginformasikan pohon yang dekat jaringan listrik, dan merelakan untuk dipangkas supaya tidak menyebabkan gangguan listrik.

Saat ini, lanjut Setiyo Karminto, pihaknya juga mempersiapkan cadangan trafo mobile untuk membackup trafo exiting. Serta dalam kesempatan ini, juga memohon untuk pelanggan dan masyarakat supaya tepat melakukan pembayaran pajak listrik

“Dimohon untuk kenyamanan listrik semua pelanggan dan masyarakat dalam menjalankan ibadah Ramadan dan Idul fitri agar melakukan pembayaran pajak listrik, sebelum jatuh tempo tanggal 20 untuk menghindari pemutusan aliran listrik di rumah,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *