Ciptakan Peluang Bisnis, RBM dan Yagemar Berikan Pelatihan Digital Marketing Gratis

Advertisement

JATENG MEMANGGIL- Ingin ciptakan peluang bisnis berbasis digital bagi masyarakat. Rumah Bakat Ma’rufin (RBM Kendal) bersama Yayasan Gemar Akhlaqul Karimah (Yagemar) berikan pelatihan “UMKM Digital Marketing” dan buka program Akademi Kendal Handal (AKH) bagi masyarakat.

“Meilhat perkembangan zaman saat ini yakni era digitalisasi, tentu untuk menciptakan peluang bisnis yang bisa mengikuti tren, dibutuhkan skil dalam menjalankan bisnis terutama skil. Minimal harus bisa menguasai digital marketing,” kata Owner RBM Kendal, Ma’ruffin, saat memberikan pelajaran digital marketing kepada masyarakat, di Desa Sudipayung Kecamatan Ngampel Kendal, Kamis (18/05/2023).

Makrufin menjelaskan bahwa, pelatihan itu diberikan secara gratis tampa dipungut biaya sepeserpun. Dalam pelatihan itu, dirinya ingin memberikan pelajaran terkait bagaimana caranya menjadi pelaku UMKM digital yang tetap aktif dan bisa mengikuti tren selamanya.

“Untuk menuju UMKM Digital, perlu pelatihan dan langkah-langkah untuk memulai sebagai UMKM digital. Sedangkan untuk program AKH sendiri, merupakan program pendidikan atau pelatihan UMKM digital atau pembelajaran digital marketing bagi masyarakat Kendal. Adapun tujuan dari pelatihan ini yaitu, meningkatkan dan mendorong UMKM di Kendal agar naik kelas,” paparnya.

Baca Juga:   Berikan Bekal Ketrampilan ke Tukang Batu, DPR RI Fadholi: Saya Ingin Cetak Tukang Yang Profesional

Selain itu, lanjut Ma’ruffin, juga agar para pelaku UMKM khususnya di Kendal bisa mengembangakan usahanya dan bisa memulai langkah- langkah menuju UMKM digital.

“Dalam program AKH, ada empat materi yang mendasar yang nantinya akan disampaikan dalam waktu empat kali pertemua dan kita akan melaksanakan secara bertahap. Tahapannya kita bagi dua Gelombang, gelombang pertama empat kali pertemuan dengan empat materi dasar yakni, Marketplace, pembelajaran konsep digital marketing, fungsi dan konten,” tandasnya.

Kemudian, lanjut Ma’ruffin, untuk gelombang kedua ada empat materi dan akan disampaikan selama empat kali pertemuan juga. Bersama Yayasan Yagemar, pihaknya bersinergi dan kolaborasi untuk mewujudkan UMKM di Kendal bisa naik kelas dan mendunia melalui program Akademi Kendal Handal.

Baca Juga:   Sempat Ditolak untuk Wisata, Kini PIK Jadi Penunjang Perekonomian Warga Jungsemi

“Melalui kerjasama ini, kami berharap bisa memberikan kontribusi kepada Pemkab Kendal dalam meningkatkan prekonomian dan memajukan UMKM yang ada di Kendal,” tandasnya.

Ketua Yagemar Kendal, Sutanto, saat memberikan sambutan dalam kegiatan pelatihan UMKM digital, di Desa Sudipayung, Ngampel, Kendal, Kamis 18/05/2023. (Roni/Jateng Memanggil)

Sementara, Ketua Yagemar Kendal, Sutanto, mengaku sangat mendukung dengan program dan langkah RBM dalam mewujudkan peluang bisnis bagi masayrakat dan membuka langkang pelaku UMKM di Kendal menuju UMKM Digital.

β€œIni selaras dengan program kami yaitu program Akademi Kendal Handal Menuju Kendal Go Digital. Saya senang sekali dengan adanya pelatihan- pelatihan seperti ini, karena dengan kegiatan seperti ini tentu akan meningkatkan SDM masyarakat dan masyarakat akan mulai bisa mengenal tentang digitalisasi,” terangnya.

Menurut Sutanto, dalam menghadapi era digitalisasi yang terus berkembang, penting sekali bagi para pelalu usaha atau UMKM untuk menguasai ilmu digital marketing, karena dengan menguasi ilmu digital marketing.

Baca Juga:   Resmi Dibuka Untuk Umum, Jembatan Badong Diprediksi Akan Semakin Ramai Dilewati Kendaraan

“Jika para pelaku usaha itu tidak bisa mengikuti perkembang zaman, maka para pelaku usaha itu akan tertinggal dengan pelaku usaha yang sudah siap menghadapi era industry 4.0. Selain itu, juga akan berpotensi kehilangan klien potensialnya. Pelaku usaha yang saat ini masih bersikukuh di strategi marketing konvensional seperti di zaman dulu maka pasti akan tertinggal jauh dengan yang sudah siap mengadapi era industry 4.0,” ujarnya.

Sementara, salah seorang pelaku UMKM dari Sudipayung Ngampel Kendal, Fendi (35) mengatatakan bahwa, dirinya baru sekali mengikuti pelatihan digital marketing atau program AKH ini.

“Saya sangat senang bisa mengikuti pembelajaran digital marketing ini, karena dalam pelatihan itu, saya diberi bimbingan dan pelatihan secara langsung (red- praktek). Alhamdulillah ketika saya mempraktekkan apa yang sudah diajarkan dalam AKH itu omset bisa meningkat secara pelan- pelan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *