JATENG MEMANGGIL- Upaya mendorong perluasan akses layanan keuangan bagi masyarakat, Yayasan Cahaya Nusantara Raya gandeng BRI Cabang Kendal sosialisasikan peran BUMN Ultra Mikro dalam peningkatan inklusi keuangan masyarakat.
Kegiatan yang digelar Yayasan Cahaya Nusantara Rayaitu itu diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai kalangan. Turut hadir juga Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Firnando Hadityo Ganinduto untuk memberikan aspresiasi kepada Yayasan Cahaya Nusantara Raya.
Adapun rangkaian kegiatan itu meliputi sosialisasi peran BUMN, lomba yel- yel bersama para guru TK se- Kabupaten Kendal dan kegiatan lain sebagainya, yang di gelar di Hotel Sae-inn Kendal, Sabtu (11/07/2026).
Ketua Yayasan Cahaya Nusantara Raya, Amirul Muhsinin, mengatakan bahwa kolaborasi dengan BRI Cabang Kendal ini merupakan bentuk komitmen pihaknya dalam mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.
Menurutnya, masih banyak warga yang belum memahami berbagai layanan keuangan yang aman dan mudah diakses, sehingga pihakmya menggelar kegiatan sosialisasi tersebut untuk memberikan wawasan dan pemahaman terkait inklusi keuangan masyarakat.
"Karena itu, edukasi seperti ini diharapkan mampu membuka wawasan masyarakat agar lebih bijak dalam memanfaatkan layanan keuangan untuk mengembangkan usaha maupun memenuhi kebutuhan ekonomi," tandasnya.
Lebih lanjut Amirul menyampan bahwa, melalui kegiatan itu masyarakat juga diajak mengenal berbagai program pemberdayaan yang disediakan BUMN Ultra Mikro.
"Kami berharap setalah ini banyak pelaku UMKM yang mampu naik kelas, mandiri dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional," tuturnya.
Sementara, narasumber dari BRI Cabang Kendal, Ayatullah mengatakan bahwa BRI sebagai bagian dari holding ultra mikro terus berkomitmen memperluas akses layanan keuangan hingga ke pelosok desa melalui sinergi bersama Pegadaian dan PNM.
Menurutnya, program Ultra Mikro tidak hanya memberikan akses pembiayaan, tetapi juga menghadirkan pendampingan usaha, edukasi literasi keuangan, serta kemudahan layanan perbankan digital agar masyarakat semakin mudah mengelola keuangannya.
"Melalui holding ultra miikro, kami ingin memastikan masyarakat, khususnya pelaku UMKM memiliki akses terhadap layanan keuangan yang aman, mudah, dan terjangkau. Tidak hanya memperoleh modal usaha, tetapi juga mendapatkan pendampingan agar usahanya bisa berkembang dan naik kelas," ujar Ayatullah.
Ia menambahkan, peningkatan literasi keuangan menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
"Dengan pemahaman yang baik, kami berharap masyarakat mampu memanfaatkan produk dan layanan keuangan secara bijak, mengembangkan usaha secara berkelanjutan, serta terhindar dari praktik pinjaman ilegal maupun investasi bodong," tandasnya.
Sementara, Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Firnando Hadityo Ganinduto memberikan aspresiasimya atas terselenggaranya kegiatan itu. Menurutnya, kegiatan itu dilaksanakan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya akses terhadap layanan keuangan formal sebagai salah satu kunci meningkatkan kesejahteraan dan memperkuat perekonomian keluarga.
"Keberadaan BUMN Ultra Mikro memiliki peran strategis dalam membantu pelaku usaha mikro, kecil dan masyarakat yang selama ini belum tersentuh layanan perbankan," paparnya.
Dikatakan, melalui program Ultra Mikro, masyarakat memiliki kesempatan lebih besar untuk memperoleh akses permodalan, layanan keuangan, hingga pendampingan usaha. "Dengan begitu, usaha kecil dapat berkembang dan mampu meningkatkan taraf hidup keluarga," pungkasnya.