Serahkan Cangkul, Bupati Dico Resmi Buka Kegiatan TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun 2023

Advertisement

JATENG MEMANGGIL Bupati Kendal, Dico M Ganinduto didampingi Dandim 0715/Kendal, Letkol Inf Jenry Polii bersama Kapolres Kendal, AKBP, Jamal Alam, membuka secara resmi kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun Anggaran 2023 di Desa Ngesrepbalong, Kecamatan Limbangan, Kendal.

Pembukaan kegiatan TMMD Sengkuyung tahap I Tahun Anggaran 2023 tersebut, ditandai dengan pemukulan kentungan dan penyerahan cangkul serta penandatanganan bersama berita acara kegiatan, yang dilaksanakan di Lapangan Desa Margosari, Limbangan, Kendal, Rabu (10/05/2023).

Dalam sambutannya, Bupati Kendal, Dico M Ganinduto menyampaiakan apresiasi atas dilaksanakannya kegiatan TMMD yang diselenggaran oleh Kodim 0175/Kendal di Desa Ngresepbalong, Limbangan, Kendal. Dico menambahkan bahwa, hal tersebut menurut dia berdampak positif, terutama bagi pembangunan infrastruktur yang ada di Kendal.

“Semoga kegiatan TMMD ini bisa berjalan dengan baik dan bisa memberikan dampak positif serta bermanfaat bagi masyarakat dan bisa mendorong pertumbuhan ekonomi yang ada di Desa Margosari, Limbangan, Kendal,” katanya.

Dico menegaskan bahwa, pihaknya sebagai pihak pemerintah daerah, akan bekomitmen untuk melakukan percepatan dalam pembangunan terutama pembangunan infrastruktur. Sehingga, upaya inovasi seperti TMMD ini akan terus dilalukannya agar masalah pembangunan infrastruktur di Kendal bisa segera diselasaikan.

“Informasi yang kami terima dari Kementrian PUPR, pembangunan infrastruktur jalan di seluruh Kabupaten/Kota yang ada di Indonesia, itu rata- rata baru mencapai 40 persen. Sedangkan untuk di wilayah Kendal sendiri, masih tersisa sekitar 50-60 persen yang belum diselsaiakan. Untuk itu, kita akan segera menyelesaikannya,” ungkap Dico.

Lebih lanjut Dico menyampaikan bahwa, pihaknya bersama jajaran- jajaran yang ada di Pemda Kendal, akan fokus untuk menyelesaikan seluruh infrastruktur yang belum mantap.

“Kita akan terus meningkatkan pembangunan infrastruktur jalan yang ada di Kendal dan di tahun 2024 kita menyelesaikannya secara maksimal. Saya berharap, dengan inovasi- inovasi yang kita bangun ini, bisa menyelesaikan semua persoalan- persoalan yang belum selesai, terutama persoalan pembangunan infrastruktur,” paparnya.

Selain meningkatkan pembangunan infrastruktur, jelas Dico, pihaknya juga berinovasi dalam peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) masyarakat melalui program stunting dan program anti sampah.

“Saat ini, kita juga tengah menjalankan program stunting. Salah satunya dengan melakukan penyuluhan terhadap ibu hamil dan menyusui. Untuk program anti sampah, kita juga melakukan pemyuluhan peduli lingkungan hijau kepada masyarakat. Kita berupaya memberikan edukasi kepada masyasarakat untuk tidak buang sampah sembarangan,” tandasnya.

Sementara itu, Dandim 0715/Kendal, Letkol Inf Jenry Polii mengatakan bahwa, TMMD Sengkuyung tahap I Tahun Anggaran 2023 ini, merupakan TMMD Reguler ke 116. Menurutnya, pemilihan Desa Ngesrepbalong, Limbangan, Kendal sebagai lokasi TMMD itu karena adanya jalan penghubung antara dua dusun yakni, Dusun Gempol dengan Dusun Gunungsari yang ada di Ngreseobalong itu masih terisolir, sehingga masih memerlukan fasilitas jalan yang memadai.

“Sehingga, dengan ditempatkannya program TMMD di desa tersebut, masyarakat yang tinggal di dua dusun itu bisa terfasilitasi khususnya untuk fasilitas jalan. Adapun sasaran kegiatan meliputi kegiatan fisik dan non fisik. Untuk sasaran fisik berupa pengeciran jalan dengan volume 800 meter, lebar jalan 3 meter dan ketebalan 12 centimeter,” tuturnya.

Dandim menjelaskan, untuk pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap I tahun 2023, akan berlangsung mulai tanggal 10 Mei hingga 8 Juni 2023, dengan menargetkan 2 sasaran yakni, fisik dan non fisik. Untuk sasaran fisik, pihaknya menargetkan pengecoran jalan sepanjang 510 meter dengan lebar 4 meter dan ketebalan 12 centi meter.

Untuk sementara ini, lanjut Dandim 0715/Kendal, terdapat 6 sasaran non fisik yaitu, Penyuluhan Wasbang, Penyuluhan Bahaya Narkoba, Penyuluhan Pertanian, Penyuluhan Stunting, Penyuluhan Pengelolaan Sampah dan Penyuluhan Pariwisata.

“Untuk pelaksanaan TMMD Sengkuyung tahap I Tahun Anggaran 2023 ini, menggunakan anggaran dari APBD Provinsi Jateng sebesar Rp 165 juta dan APBD Kabupaten sebesar Rp 200 juta, serta swadaya masyarakat sebesar 20 juta,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *